Showing posts with label kuliah. Show all posts
Showing posts with label kuliah. Show all posts

Tuesday, April 06, 2010

yes, I miss you.

Aaah gue kangen ngeblog.
Tapi sayangnya gue belom punya banyak waktu buat nulis lagi. Hiks.
Sejak maret gue terkukung oleh blok 17 Obstetri Ginekologi (Obgin) dan seminggu lagi gue udah mulai ujian. Glek. Padahal tulisan-tulisan udah impit-impitan di otak gue minta dikeluarin dari kemaren-kemaren. Sigh.

Tapi akhirnya gue bisa nyempetin juga. Yeaay. Walo ga bisa nulis secara detil satu-per satu, but here are some quick updates from me:

Blok 16 Ilmu Kedokteran Jiwa gue dapet A!
Dan nilai gue tertinggi ketiga seantero angkatan. Whii sumpah gue seneng seneng seneeeeng banget. Ga sia-sia gue ngerelain keboisasi gue buat bikin assignment secara ekspres dari jam 2 ampe jam 5 subuh. Alhamdulillah terima kasih ya Allah.

Blok 17 obgyn asiiiik banget. Dan guess what? Gue ketemu lagi sama residen obgyn yang dulu sering ngangguin gue. Ternyata dia udah married!! Hahaha. Alhamdulillah, Allah menghindarkan gue dari segala mara bahaya. Hihihi.

Skill lab-skill lab obgyn enaak banget. Skill labnya langsung di rumah sakit, jadi kita bisa sekalian observasi ke ibu-ibu hamilnya langsung. Yang artinya bisa ketemu dedek-dedek bayi yang baru lahir juga. Aah sukanyaa.

Gue dengan ga sengaja (lebih tepatnya disuruh alias dipaksa sama sahabat gue si hafizz) ikutan audisi teater dul muluk kampus gue. Dan setelah dikerjain oleh para residen penyakit dalam di depan temen-temen gue sendiri, disuruh baca puisi (grrrr), akting ketakutan, akting sedih, jalan ala putri kerajaan, sampe nyanyi Because of You-nya Keith Martin, gue lulus! Hahaha. Untuk peran permaisuri pula! Hahahaha. Padahal gue lebih cocok buat peran raja kan yaa :p

Gue sekarang resmi meninggalkan kacamata merah kesayangan hadiah dari opa Van Gerven dan akhirnya beralih ke contact lens! Yeup, walau dokter mata gue ga nyaranin tapi gue teuteup nekat demi kenyamanan tiap ngemsi pelantikan S.ked dan dokter. Hehe. Dan gue sukaa deh pakenya. Walau errrr tiap masang rasanya ribeet banget. Maklum mata gue sensitif banget sih.

Setelah 3 tahun ga pernah ngomong bahasa belanda (kecuali pas Carine sama Erik nelpon dari Belgia) gue ketemu dan ngomong bahasa belanda secara live sama 2 koas Belanda dari Maastricht Universiteit, Judith sama Marlous, yang lagi pertukaran koas di sini. Gue seneeng banget akhirnya bisa ngobrol-ngobrol lama pake bahasa Belanda lagi. Alhamdulillah.

Opini gue tentang public figure yang inspiratif dimuat di CC Magazine Edisi 07/XI ! Dan sebagai hadiahnya gue dapet tas Femme yang cantiik banget! Whii~ I'm so lucky! Thanks dear Allah.

Itulah beberapa update dari gue. Foto-foto menyusul yaa. Terima kasih ya Allah untuk awal April yang seru, penuh kejutan, dan penuh berkah ini. I love you :)





p.s.
Terakhir, akhir-akhir ini gue sering banget keinget sama dia. Kakak gue. Si hitam manis misterius yang cerdas dan wawasannya luas banget. Yang khas dengan logat jawa dan sebatang rokoknya. I miss you my dear brother. I really do.


Tuesday, November 17, 2009

allergic contact dermatitis

Skenario 1 Blok 15 Sistem Neurosensoris

A, 62 years old male with a past medical history of traumatic amputation who was wearing a below the knee prosthesis on the right limb came to the hospital with the complaint of 2 month history of a severely pruritic lichenified plaques. The problem began on the right knee and then spread to the right thight. Physical examination: patchy hyperpigmented lichenified plaques on the dorsal and ventral aspects of the right knee and thigh. No past history of urticaria and asthma. He was treated with topical clobetasol propionate 0.05% ointment on the affected areas and oral antihistamines with only partial resolution of the eruption.

What is the diagnosis?
What is your suggestion for the further examination?

--------------------------------------------------------------------------------

Hipotesis:
A, laki-laki berumur 62 tahun mengalami dermatitis kontak alergika et causa penggunaan karet pada prosthesis bawah lutut.

Penegakan Diagnosis

-Anamnesis, meliputi:
  • Keluhan utama : adanya plak terlichenifikasi yang sangat gatal selama 2 bulan terakhir, dimulai dari lutut kanan yang kemudian menyebar ke paha kanan.
  • Riwayat Alergi : tidak ada, tidak ada riwayat urtikaria dan asma.
  • Riwayat terpajan zat-zat yang bisa menimbulkan reaksi alergi: menggunakan prosthesis(kaki palsu) bawah lutut.
  • Riwayat pengobatan sebelumnya: salep topikal clobetasol propionate 0.05% dan antihistamin dengan kesembuhan parsial.
-Pemeriksaan fisik:
  • Ditemukan adanya plak terlichenifikasi yang hiperpigmentasi dan melebar pada area dorsal dan ventral lutut dan paha kanan.
-Pemeriksaan penunjang:
  • Perlu dilakukan patch test.
Diagnosis Banding
  1. Dermatitis Kontak Alergika
  2. Dermatitis Kontak Iritan
  3. Neurodermatitis Sirkumskripta
Dermatitis Kontak Iritan
  • Gejala klinis muncul pada pajanan(exposure) pertama.
  • Lesi timbul cepat, beberapa menit sampai dengan beberapa jam
  • Fenomena decresendo yaitu reaksi puncak peradangan terjadi dengan cepat, kemudian cepat mereda)
  • Morfologi lesi fase akut : eritema, edema, vesikel, bulla, pustula, sampai dengan nekrosis dan ulkus. Fase subakut dan kronik: hiperkeratosis, fisura, lesi berbatas tegas(sirkumskripta) pada area pajanan.
  • Keluhan atau gejala : rasa nyeri dan terbakar.
Pada kasus: gejala terjadi berangsur-angsur tidak pada pajanan pertama. Lesi timbul lamban dan bertambah parah(bukan cepat mereda). Keluhan yang timbul adalah rasa sangat gatal bukan rasa nyeri dan terbakar.

Neurodermatitis Sirkumskripta
  • Terjadi akibat suatu siklus garuk-gatal karena rangsangan pruritogenik.
  • Disebabkan oleh gigitan serangga, kulit kering, pakaian ketat, stres, dan kelainan kulit oleh stigmata atopik.
  • Dapat terjadi di bagian tubuh manapun, tidak bergantung pada kontak/pajanan seperti pada dermatitis kontak.
Pada kasus: tidak terdapat riwayat terjadinya siklus garuk-gatal. Tidak ada data mengenai pajanan pruritogen. Keluhan dan lesi terbatas pada daerah yang terpajan/kontak dengan prosthesi bawah lutut/kaki palsu yang digunakan.

Diagnosis Kerja

Dermatitis Kontak Alergika

Definisi:
adalah reaksi inflamasi lokal pada kulit yang bersifat imunologis, melibatkan reaksi hipersensitivitas tipe IV (Delayed Type Hypersensitivity) yang terjadi akibat pajanan sensitizer/alergen. Respon imunologik terdiri atas 2 fase yaitu fase sensitisasi/induksi dan fase elisitasi.

Etiologi:
  • Senyawa kimia sederhana dengan berat molekul(BM) rendah (kurang dari 1000 dalton) yaitu hapten
  • Nikel
  • Krom
  • Parafenilen diamin
  • Kobalt
  • Formaldehid/formalin
  • Balsam
  • Neomycin
Sistem yang terkena : Kulit/Eksokrin
Genetika : Frekuensi meningkat pada penderita dengan riwayat keluarga menderita alergi.
Insidensi : Semua usia, Laki-laki = Perempuan.

Gejala Klinis:
  • Penderita umunya mengeluh gatal pada area yang terpajan/kontak dengan sensitizer/alergen.
  • Pada tipe akut : dimulai dari bercak eritematosa yang berbatas tegas(sirkumskripta), kemudian diikuti oleh edema, papulovesikel, vesikel, atau bula. Vesikel atau bula yang pecah dapat pecah kemudian menimbulkan erosi dan eksudasi(basah). DKA di tempat tertentu misalnya kelopak mata, penis, skrotum, gejala eritema dan edema lebih dominan daripada vesikel.
  • Pada tipe kronik : kulit terlihat kering, berskuama(bersisik), papul, lichenifikasi, mungkin juga fisur, dan berbatas tidak tegas.
  • DKA dapat meluas dengan cara autosensitisasi. Skalp(kulit kepala), telapak tangan, dan telapak kaki relatif resisten terhadap DKA(karena lapisan epidermis yang tebal)
Patogenesis

Fase sensitisasi:
  • Terjadi kontak untuk pertama kalinya dengan sensitizer/alergen dalam hal ini dalm bentuk hapten.
  • Hapten yang merupakan antigen tidak lengkap(belum bisa memicu respon imun) melakukan penetrasi ke dalam kulit dan berkonjugasi dengan protein kulit membentuk hapten-carrier complex dan menjadi antigen lengkap.
  • Antigen lengkap mengaktifkan dan mematangkan sel Langerhans epidermis atau sel Dendritik dermis. Antigen selanjutnya ditelan dan diproses oleh sel Langerhans/sel Dendritik menjadi peptid yang selanjutnya dibawa ke permukaan sel Langerhans menjadi MHC-II.
  • Sel Langerhans selanjutnya mengekspresikan molekul-molekul yang diperlukan untuk berinteraksi dengan sel Limfosit T dan melakukan migrasi ke limfe nodus(kelenjar getah bening).
  • Interaksi sel Langerhans yang membawa peptid dan MHC-II di permukaannya bersama dengan sel Limfosit T naif/virgin di dalam limfe nodus kemudian mengaktifkan sel Limfosit T naif menjadi sel Limfosit Th1(T-Helper 1) efektor dan sel Th1 memori.
  • Sel Th1 efektor dan memori kemudian kembali ke kulit yang terpajan/kontak dengan sensitizer melalui aliran darah.
Fase elisitasi:
  • Terjadi pajanan kedua, peptid kemudian akan langsung dikenal oelh sel Th1 memori.
  • Sel Th1 efektor akan melepaskan berbagai interleukin (IFN gamma, TNF alfa) yang menyebabkan inflamasi.
  • Inflamasi ini secara klinis tampak sebagai plak terlichenifikasi yang hiperpigmentasi, melebar, dan bersifat sangat gatal.
Penatalaksanaan

Untuk kasus:
  1. Hindari kontak dengan sensitizer. Pada kasus karena yang menyebabkan terjadinya DKA adalah molekul karet bantalan pada prosthesis/kaki palsu penderita, maka yang pertama kali harus dilakukan adalah melepaskan karet bantalan tersebut.
  2. Kortikosteroid topikal potensi tinggi: salep Flucionide(Lidex) 0.05% 3-4 kali setiap hari hingga kelainan kulit mereda.
  3. Lotion Zinc Oxide, bedak menthol 0.25% untuk menghilangkan gatal.
  4. Lotion Calamine.
Untuk DKA akut:

Dilakukan pengobatan sistemik dengan Kortikosteroid oral 30 mg/hari dengan dosis yang terus diturunkan dan antihistamin oral hydroxyzine 25-50 mg qid, diphenyhidramine 25-50 mg qid.

Prognosis
Bonam

Komplikasi
Neurodermatitis Sirkumskripta

Preventif
Menghindari sensitizer/alergen.

Referensi:
  • Buku Ajar Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  • Dermatitis, Contact: Griffith's Clinical Consult.
  • Slide kuliah Dermatitis Kontak dan Neurodermatitis Dr. dr. H. M. Athuf Thaha, Sp. KK(K) staf pengajar Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.
keterangan:
skenario dibuat oleh staf pengajar Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin(Litmin).
hipotesis dan pembahasan dibuat oleh gue sendiri :)

neurosensory system~

hello there!
akhirnya gue bisa nulis lagi setelah seminggu terperangkap dalem jadwal yang super padat, heuheu~

jadi, jadi, gue pengen cerita sekarang, seminggu yang lalu, tepatnya hari senin, kami (gue bersama anak-anak PDU laennya) officially masuk ke blok baru, blok 15 yang ngebahas tentang Special Neurosensory System. Ngejalanin blok ini bikin gue semangat banget mengingat kami udah berhasil ngelewati lebih dari setengah perjalanan kuliah di kedokteran umum yang totalnya ada 22 blok( 1 blok @7 minggu), yang artinya juga tinggal 7 blok menuju gelar sarjana kedokteran (S.ked), yeaay! :D

dari awal gue juga udah berniat penuh buat belajar serius dengan penuh semangat(tsahh) mengingat blok 14 kemaren (Hematology) bener-bener mengerikan(karena jadwal super padet plus beberapa dosennya yang killer abis) dan gue ga mau kengerian blok 14 kemaren kembali keulang.

tapi semangat gue yang begitu tinggi, begitu poool, runtuh seketika dimulai sejak kuliah Introduction yang pertama, hiks.

jadi ternyata oh ternyata, blok 15 yang namanya cantik, asyik, dan menarik ini teramat sangat kompleks saudara-saudara. blok ini -yang termasuk blok klinik dan blok sistem- ternyata ga semudah atau katakanlah se'fun' blok 8 Neuromuskuloskeletal System (Sistem Tulang-Otot-Saraf), atau Blok 10 Cerebrocardiovaskular System (Sistem Pembuluh Darah-Jantung-Otak) yang pembahasan kuliah dan kasus penyakitnya itu masih dalam satu jalur, yang dengan kata lain, asal kita menguasai fisiologi dan patofisiologi sistem tersebut, kita bisa dengan gampang memahami dasar dari sistem organ tersebut plus penyakit/abnormalitas yang terjadi.

sedangkan blok 15 ini, sesuai dengan namanya yang ada embel-embel 'sensory' nya, membahas:

  1. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin(Litmin)
  2. Ilmu Penyakit Telinga, Hidung, dan Tenggorokkan(THT)
  3. Ilmu Saraf/Neurologi
  4. Ilmu Penyakit Mata
begitulah berdasarkan introduction dari dr. Yulia Farida Yahya, Sp. KK(K) sang sekretaris blok.

jadi sekarang apa masalahnya?
hah!
masalahnya tentu aja banyaaaaak!!! (histeris)

pertama 4 mata kuliah di atas itu, tidak terintegrasi, tidak berhubungan, alias berdiri sendiri-sendiri. kalo berdiri sendiri-sendiri berarti tiap matkul bukunya beda, sedangkan 1 matkul bukunya bisa banyak, atau dengan kata lain, buku yang harus gue lahap adalah:
  1. Buku Ajar Litmin: Fitz Patrick Dermatology, Buku Ajar Litmin FK UI a.k.a Buku Merah, Atlas of Dermatology)
  2. Buku Ajar THT: Buku Ajar THT FK UI a.k.a Buku Hijau, Atlas Berwarna THT dr. Abla Ghanie, Sp. THT(K)
  3. Buku Ajar Saraf: Neurologi Dasar dan Klinis a.k.a Buku Hitam -bukan, bukan buku santet kok-
  4. Buku Ajar Mata: sampe detik ini gue belom tau referensinya apa -__-
dan bukunya (tentu aja) tebel-tebel, pastinya ga bisa habis dilahap satu hari, atau satu minggu. satu bulan? gue ragu.. satu tahun? entahlah..
terus FYI, Ilmu THT itu susah! apalagi Ilmu Saraf susah bangeeeet, dan yang paling susah adalah: Ilmu Penyakit Mataaaaa!! dimana kita harus menguasai Fisika Optik! OMG gue benci fisika -__-

ga sampe di sana, pas jadwal akhirnya dibagiin, ternyata oh ternyata(lagi)

GA ADA KULIAH DASAR ANATOMI, FISIOLOGI, HISTOLOGI!!!

oh Bumi, telanlah aku...

kelewatan bener dah, karena ini namanya persis kaya blok 14 kemaren. mulai hari pertama LANGSUNG masuk ke kuliah klinis, langsung ke penyakitnya, ga pake kuliah dasar lagi. dan as usual, seperti yang sudah sangat sering dikatakan di setiap kuliah Introduction ataupun kuliah biasa, dengan kalemnya dr. Yulia berkata,
"karena kalian bukan di sistem SKS lagi tapi udah di sistem KBK, jadi untuk kuliah-kuliah dasar kalian belajar sendiri yaaaa" (sambil senyum)
belajar sendiri? errr, oke.

sedih banget rasanya, hiks. bahkan praktikum anatomi pun ditiadakan, padahal itu praktikum favorit gue. dan saking udah lamanya praktikum anatomi ditiadakan, gue sampe lupa kapan terakhir menginjakkan kaki di lab anatomi menghirup bau formalin dan bertegur sapa dengan para cadaver(mayat manusia yang diawetkan dengan formalin).(oke, gue tau ini kedengeran serem ya? haha)

tapi beneran, padahal kuliah anatomi kan penting(banget!) apalagi fisiologi, kalo histologi, patologi anatomi, sama farmako berhubung gue ga begitu suka jadi ga penting2 amat kali yaa, hee tapi apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur, tinggal gimana biar buburnya bisa jadi enak, walo buburnya pait, hiks

tapi ya kalo dipikir-pikir kapan gue bisa belajar buat kuliah dasar? nemuin waktu buat baca buku-buku dewa yang udah gue sebutin di atas aja ga tau kapan, belom baca slide. gue pengen banget banget ngebaca buku Anatomi Klinik Snell yang bukunya kalo ditimpuk ke muka orang gue jamin itu orang bisa mati minimal koma. belom Fisiologi Guyton yang juga bisa bikin banteng pingsan. belum Patofisiologi Price & Willson yang ada 2 jilid. belum nonton DVD yang udah numpuk kaya menara minta ditonton(eh? apa hubungannya???)

gue sangat suka baca buku, termasuk buku-buku di atas.
masalahnya adalah gue ga sempet, aaaarrrrgggghhh..
kemaren seminggu tiap hari kuliah ampe sore terus. nyampe rumah gue masih harus nyetrika, ngeprint slide, dan berujung dengan kecapean tanpa sempet makan. sekarang minggu kedua udah masuk ke minggu tutorial dan praktikum (yang berarti pulang sore terus PLUS malemnya masih HARUS ngerjain tugas tutorial plus laporan praktikum). terus ntar ga terasa aja udah deket ujian. huhu...

kalo dulu gue sering dibilangin sama temen dari jurusan laen,
"eh, jadi anak kedokteran tuh sibuk banget ya?"
selalu gue jawab,
"eh ga juga kok"
tapi dengan keadaan sekarang, dimana blok ke blok tambah susah, kuliahnya tambah sedikit dan dipadetin, makin deket ke blok akhir, gue makin kurus dan makin tambah jarang makan, kalo ditanya lagi gue bakal jawab,
"Iyaaaa!!!!"
ah kalo dipikir-pikir ga heran banyak dosen yang suka cerita kalo jaman dulu banyak mahasiswa kedokteran yang akhirnya stres berkepanjangan, depresi, sampe ada yang gila. (Ya Allah, jangan sampe gue gitu, huhu)

tapi ya inilah hidup.. (tsahh bahasa gue gaya bener dah ya, haha)
tapi emang ginilah adanya, inilah pilihan gue dan gue ga boleh setengah-setengah ngejalaninnya. emang kalo dipikir gue iri bener sama temen2 gue(adek gue yang kuliah di FISIP contohnya) yang punya banyak waktu luang, kuliahnya nyantai, bisa punya banyak waktu buat baca buku atopun ngelakuin hal lainnya. sedang gue? FYI aja udah 2.5 tahun sketch book gue kosong. dalem setahun gue cuma libur beberapa minggu. paling lama juga sebulan. tiap weekend harus sibuk ngurusin urusan organisasi. gue ngerasa sangat sangat sangat jarang bisa menikmati waktu buat diri gue sendiri.

tapi sekali lagi inilah pilihan gue. dan gue yakin semua yang gue alami, susah, seneng, sedih, semua hal yang gue jalanin selama kuliah 2 tahun lebih ini, bisa bikin gue jauh lebih baik dan insya Allah bermanfaat buat gue kelak. baru sekarang juga gue sadar kalo kuliah di kedokteran itu emang ga gampang, emang susah. terkadang kita pengen banget belajar, tapi ga punya banyak waktu karena jadwal kuliah itu sendiri. untungnya mulai blok ini gue bener-bener ga mau lagi terlibat urusan keorganisasian, walopun udah dibujuk2 sama para petinggi BEM tahun ini. cukup bagi gue 2 tahun penuh disibukkan urusan ini-itu Medifka(alhamdulillah udah selesai tepat kemaren lusa), trs setahun terakhir BEM sm BPN ISMKI(sampe sekarang masih), sampe bikin gue agak-agak lupa dengan apa tujuan gue yang sebenernya.

gue pengen jadi dokter anak.
buka praktek di rumah.
bukan di kota, tapi di daerah terpencil, daerah pedesaan.
ngobatin anak-anak maupun masyarakat pedesaan,
bukan orang-orang kota, bukan orang-orang yang berduit.

itu mimpi gue. sejak dulu. sejak kecil.

dan gue sadar banget sekarang setelah semuanya, setelah 1 blok terakhir dan blok ini, kalo mencapai itu semua ga gampang, kalo untuk mewujudkan semua itu butuh perjuangan,
gue harus belajar, dan emang harus. buat orangtua gue, adek2 gue, satu-satunya kakek gue yang masih hidup dan bertahan demi gue, keluarga besar gue, dan orang yang gue cintai yang dengan dia gue pengen ngewujudin mimpi gue.

karena itulah, walo blok ini susah banget dan mungkin bakal jadi yang tersusah dari semua blok yang udah dijalanin, walo kuliah di kedokteran bisa sampe bikin gila(na'udzubillahi min dzalik),

gue HARUS terus belajar.
bukan cuma dari diktat, slide2 kuliah, buku-buku, dan catetan, tapi dari segala aspek kehidupan,
biar ntar gue bisa jadi dokter yang berhati nurani, yang sekarang jarang kita temui.

dan gue juga HARUS tetep berdoa, berusaha keras, dan bersemangat.
demi orang-orang yang gue cintai.
demi anak-anak yang pengen banget gue tolong.

gue pasti bisa.

insya Allah,
aamiin :)

Saturday, September 12, 2009

balada residen charming


menurut mochay si residen charming mirip sama lee min ho

alkisah,
kamis kemaren, kami ada kuliah pediatrik dari dr. Roswan(baca postingan sebelumnya), dan ternyata beliau ditemenin sama asistennya, residen anak bernama dr. B*** (nama disamarkan-utk selanjutnya disebut residen charming), jadi waktu masuk kelas,

aku: "eh, ini kan residen anak yg ngajarin kelompok skill-lab kami tuberculin test pas blok 12 kemaren"
duncan & mochay : "eh, siapa pris?"
aku: "itu, liat di bawah sana, asistenny dr. Roswan"
duncan & mochay : (saling berpandangan) "wow!!! ganteng betul!! tinggi, putih, proporsional, mukanyaaa, charming bangettt!!!"
aku: "ho oh, orgnya baik lagi, enak ngajarnya, adeem~"

tiba-tiba,
bellu: "mana-mana yang kalian bilang ganteng?"
aku: "noh, residen asistennya dr Roswan"
bellu: (dengan pandangan mencela) "itu? ganteng?"
aku: "iye, yg aku bilangin pas blok 12 kemaren"
bellu: "heh, menurut aku ga ada ganteng2nya"
aku: "heh?"

5 menit kemudian...

bellu: "eh pris pris"
aku: "apa?"
bellu: (dengan tampang mesam mesem, sambil ngedip2in mata, & senyum najong) "iya yaaa, ganteeeeeeeeeeng"

gedubrak.
:tampar bellu:

ga beberapa lama,
mochay: "eh eh"
aku & duncan: ""apa chay?"
mochay: "menurut aku dia mirip lee min ho~ aaaah~"
duncan: "iy ya, hihihi"
aku: (berhubung ga hobi nonton BBF) "lee min ho yg mana yak?"
mochay: "itu tuh yang di BBF, yg paling ganteeeng, eh terus terus.."
duncan: "kenapa moch?"
mochay: (dengan gaya dichildish2kan) "menurut aku dia lebih cocok jadi pianis"
duncan & aku: "heeeeh??"
aku: "menurut aku dia udah pas jadi dokter anak, jadi kalo aku jadi residen anak ntar, dia yg ngajar, mwahahaha"
duncan & mochay: "yeee"
duncan: "eh kira2 dia masih single ga yak?"
aku: "noh, kurang tau, mudah2an aja masih single sampe aku jadi residen ntar"
mochay: "hyaaaa lee min ho aku keburu tuaaa" (aku??)

di akhir kuliah,
dr Roswan: "baiklah, ada pertanyaan?"
duncan ngangkat tangan. mochay juga. aku juga.

duncan: "dok, emm, dr B*** masih single ga dok? hehehe.."
mochay: "iya dok, hehe, kalo ga, ada fans clubnya ga dok?"
aku: "he.. kalo belom kebentuk, boleh kami aja ga dok yg ngebentuk FCnya?"

dr Roswan: "...."

mwahahahaha~


:sarap:





anyway,
percakapan paragraf terakhir hanya fiktif belaka XD

sumber gambar dari sini

Friday, August 28, 2009

surat cinta dari adek tingkat

sebenernya dari kemaren2 aku udah niat banget mau nulis postingan tentang ospek a.k.a PPK FK UNSRI 2009. tapi ospek yang bener-bener menguras waktu -tiap hari pergi subuh balik maghrib- selama 4 hari ini bikin aku tepar setepar-teparnya. dan aku sekarang masih belom sanggup buat merangkai kembali kejadian-kejadian seru pas ospek kemaren. tapi pas ngeliat ada 2 surat tergeletak di atas meja ruang tengah, aku langsung kepikiran buat nulis postingan ini.

well, tema kali ini adalah surat cinta dari adek tingkat. bukan surat cinta beneran sih, cuma main-main, bagian dari tugas dari kka tingkat buat adek tingkat tersayang, hahaha. jadi ceritanya waktu lagi pengkondisian fakultas, nisa temen sasama PJ prodi kelompok 1 manggil aku, minta ditolongin nyortir 200an surat cinta yang ditulis sama adek tingkat buat dikasihin langsung ke kakak2nya. Kami bertiga(aku, nisa, adnan-pacarnya nisa) pun memulai penyortiran satu per satu. dari yang paling niat bikinnya: kertas suratnya bagus, pake amplop khusus, kertasnya wangi, tulisannya rapi, isinya bagus; yang paling ga niat: ga ditulis buat siapa, dari siapa, pake kertas biasa, ga pake amplop, suratnya lecek, sampe yang isinya cuma seiprit; sampe yang paling norak: wangi parfumnya aneh, kertasnya dibakar2 pinggirnya, kertas suratnya kertas surat cinta norak jadul yg ada gambar ce-conya, ditempel2, digunting2, aneh2 deh pokoknya, haha

dari semua surat cinta, kk tingkat co yg paling banyak dapet surat adalah: hafizz*huweeek!, nandi*double huweeek!, syaukat, sm adnan(2 terakhir merupakan co normal). heran juga kenapa jeng nandi banyak dapet, dia dapet 12 surat, padahal jeng nandi termasuk golongan co ulet bulu yang hobi banget ngegosip bareng jeng-jeng lainnya, hahaha... kalo si hafizz, bisa dapet banyak karena bisa dipastikan mempraktekkan guna-guna ajian tebar pesona yang dia dapet abis bertapa sebulan penuh di bawah jembatan ampera, prett..

kalo yang ce, agak merata, ga ada yg terlalu banyak dapet, tapi dari semua yg paling banyak dapet adalah meidina sm venny, ga heran karena kedua ce ini adalah kka yg imut-imut, baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung, yuk marii..

aku sendiri dapet 2 surat(hah?), ga tau juga 2 adek co ini kesambet apa sampe kepikiran buat nulis surat cinta buat aku, apa mereka ga pernah kepikiran kalo mereka bakal dipiting? ditendang? atau dipukulin abis-abisan just the way aku mukul2in hafizz di depan mereka.. sungguh adek-adek yang pemberani*atau katarak ya? ga bisa liat nih kakaknya GALAK, hahaha

surat cinta yang pertama dateng dari adek berinisial F. suratnya pake amplop biasa, kertas buku tulis biasa, tulisannya jelek*halah, isinya ga jelas, ini isinya:

saat cinta datang mengetuk hati
membawa sekeranjang perhatian dan setangkai kasih sayang
sambut dengan senyum malu, silahkan duduk di sofa kalbu

suguhkan kue rindu, setelah cinta singgah
di hati, dunia terasa indah sekali,
mendung terlihat seelok pelangi
dan tak sabar esok hari datang lagi


hahahahahaha
sofa? kue? surat cinta yang aneh, ga niat ah adeknya ngebuatnya :p

surat cinta kedua dateng dari adek berinisial V. nah kalo surat satu ini keliatan niat ngebuatnya. suratnya dikasih amplop rapi, tulisannya bagus, isinya panjang dan kagak nahaaan bacanya, hahaha. isinya gini:

Hai K'Prisya! Maaf y kalo surat ini bakal ngeganggu kk, tetapi sebelumnya saya ingin mengucapkan assalamu'alaikum wr. wb. Tidak lupa saya panjatkan puji syukur saya kepada Allah SWT dan salawat kepada suri tauladan umat manusia, Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan saya kesempatan untuk dapat menulis surat ini dan memberikannya kepada kk

Sebenernya maksud dari surat ini, mengapa saya menulisnya, serta kenapa surat ini saya serahkan kepada kk, semua dikarenakan saya menyadari bahwa saya merasakan sesuatu dan hanya dapat saya ungkapkan melalui tulisan ini.

Sejujurnya, saya merasakan debaran yang sangat cepat di dada saya apabila sedang bersama kk, saya menjadi bersemangat bila kk berada di samping saya, dan saya menjadi kacau apabila kk lepas dari pandangan saya. Semua rasa yang saya rasakan ini, tidak pernah saya rasakan sebelumnya.

Setelah saya menyelidiki apa yang telah terjadi dengan saya, saya lalu menemukan suatu jawaban. Jawaban dari apa yang saya rasakan. Jawaban tersebut adalah saya menyukai seseorang. Tidak lain dan tidak bukan adalah kk sendiri. Saya tidak meminta kk untuk dapat mengerti atau memahami apa yang saya rasa ini. Saya hanya ingin apa yang saya rasakan ini dapat tersampaikan kepada kk. Terakhir, saya ingin meminta maaf apabila surat ini telah menyita waktu kk, tetapi saya berterima kasih karena kk telah membaca surat saya ini.

Wassalamu'alaikum wr.wb.




hahahahahahahaha.
parah ah..







liburan ditambah 2 minggu

denger-denger dari anak-anak yang daftar remedial di madang kemaren, remedial(istilah SP pada sistem perkuliahan SKS yang dipake pada sistem perkuliahan KBK) bakal diundur jadi mulai tanggal 7. Remedialnya sendiri lamanya 1 mingguan. Aku sendiri ga ngambil remed karena ga ada yang perlu diremed. so far IPK dari semester 1 sampe semester 3 ini bertahan pada angka 3.6 tanpa nilai C sama sekali, hasil dari kerja keras selama ini(baca: ngalong dengan teknik sistem kebut seminggu). Sooo aku bakal punya tambahan waktu liburan sebanyak 2 minggu.

2 minggu? yeah, aku dan kota yang ga ada apa-apanya ini. nothing to do sekali saudara-saudara.

mungkin ada baiknya aku mulai merealisasikan planning2 liburan yang belom tercapai kali yak. belajar masak: belom, susah ngerealisasiinnya, minat ga ada, bakat tambah lagi. ngelanjutin belajar nyetir: belom, masih aja trauma sama kecelakaan yang dulu, ditambah kondisi jalanan palembang yang motornya sebarek-abrek dan bus kota yang gila-gilaan. gimana ga gila kalo supirnya nyetir sambil mabok? parah.. terus ngulang pelajaran dari blok 1 sampe blok 13: belom, minat ada, bakat ada, belajar hobi, tapi godaan banyak, antara lain godaan untuk nonton OVJ sama tidur dan tidur. belajar buat blok depan, blok 14 Hematologi: belom, diktatnya belom punya, kakak kelas pada liburan, belom sempet ke toko buku, haah.. apalagi ya planningnya? oh iya, beli bingkai lukisan buat ngebingkai sketsa2 aku: ini juga belom, belom sempet, belom ada yang nemenin, dan tiap punya duit dan ke mall yang keinget cuma beli komik digramed dan bukan beli itu bingkai. terus planning liburan yang ga kalah pentingnya: hunting buku Seribu Kunang-Kunang di Manhattan karya Pak Umar Kayam, aah aku udah bertahun-tahun nyari buku ini n sampe sekarang ga dapet2, kesaal. semoga 2 minggu ini bisa dapetin tu buku, aamiin.

and here's planning aku yang terakhir:
mulai hidup secara normal(lagi), berenti meninggalkan sebagian nyawa untuk hidup di masa lalu. saatnya menata kembali hidup yang mulai kacau beberapa hari terakhir ini, saatnya menyongsong masa depan yang lebih baik.

semoga semuanya terealisasi dalam 2 minggu libur tambahan ini.
aamiin..

Thursday, August 27, 2009

wajahku menipu duniamu

Akhir-akhir ini banyak kejadian yang membuat aku sadar kalo wajah alias tampang alias muka aku ini MENIPU. Benar-benar sering menipu orang-orang, haha.

24 Agustus 2009
hari ketiga puasa, hari pertama ospek.
depan tangga laboratorium FK


Hari itu adek2 tingkat 2009 lagi sholat zuhur di mushola FK Layo. Karena mushollanya kecil dan peserta ospek a.k.a PPK(Program Pengenalan Kampus)nya banyak, kami kakak2 panitia pun menunggu di depan tangga laboratorium. Waktu lagi nunggu, tiba-tiba salah satu temen aku ngomong gini:
temen: hei, pris, ga puasa yaa?
aku: heh? ga puasa?
temen: iya, ga puasa pasti kan?
aku: haha.. ya puasalaah..
temen: ah, pasti bohong, pasti ga puasa, orang dari tadi semangat banget gitu, seger bener, ga ada lemes2nya..
aku: heh? aku puasa kok..
temen: halah, pasti bohong, bilang aja kalo lagi ga puasa, hahaha?
aku: (gigit tangan temen sampe bedarah)
TIPUAN PERTAMA: Muka aku keliatan segeer, padahal jam 8 pagi aku udah lapeeeer & lemeeees banget, huhu..

26 Agustus 2009
hari kelima puasa, hari ketiga ospek.


Di hari ketiga ini,jadwal acara dari pagi sampe jam 12 siang pengenalan ini-itu, dilanjutin dengan tour de medicine sampe sore jam 3an. Karena malemnya aku cuma tidur 2 jam sebelum sahur, aku ngantuuk banget dan akhirnya mutusin ke musholla cewek untuk tidur bentar. Setelah tidur bentar, aku dibangunin temen karena semua udah harus siap-siap buat tour de medicine. Pas bangun, tiba-tiba temen aku ngomong gini:
temen: waah nyenyak amat pris tidurnya..
aku: iya, semalem cuma tidur 2 jam..
temen: hah? beneran?
aku: iya beneran, liat nih mata ga bisa dibuka, hiks..
temen: wah, emang ngapain aja pris sampe cuma tidur 2 jam? pasti belajar yaa?
aku: hah? belajar? ga kok, yah lagi banyak pikiran aja..
temen: haah bohong.. pasti semaleman belajar buat blok depan, blok 14 Hematologi..
aku: ya Allah beneran ga.. semaleman luntang-lantung ga jelas karena lagi banyak pikiran..
temen: haha gpp kok kalo ga mau ngaku..
temen yang laen: hehe iya pris, prisya tiap malem belajar terus kaan? ga mau ngaku aja, hehe
aku: ha.. ha.. ha..(ketawa garing sambil bertanya dalam hati: serajin itu kah tampang saya? siapa yg membuat gosip tiap malem saya belajar ini? yang ada tiap malem saya nonton Opera van Java. yak, itu baru bener.
TIPUAN KEDUA: tampang aku keliatan tampang2 rajin belajar, tampang2 anak baik, padahal? ga rajin-rajin amat & aslinya cukup badung, saudara-saudara~

masih 26 Agustus 2009,
di ruangan persiapan tour de medicine


Siang itu kita udah siap-siap mau masuk ke puncak acara PPK FK UNSRI 2009: tour de medicine. Tapi karena ga cukup kalo semua adek tingkat 09 masuk ke lab-lab yang ada, jadi adek2nya dibagi ke dalam 2 gelombang. Gelombang pertama yg tour-med duluan, jadi yg kedua nunggu di kelas-kelas. Di kelas, kami(aku, moyya, riefky, riyan, nandi, sama 1 anak ce KG apa IK gitu) nyuruh adek-adek yang dari luar sumsel untuk ngenalin diri ke depan satu-satu. Waktu salah satu adek ce nya lagi ngenalin diri, 2 adek co yang duduk di pinggir malah asyik ngobrol sendiri, karena gerem liat mereka autis sendiri, akhirnya aku samperin.
aku: dek, kamu bedua, siapa nama adek yang barusan ngenalin diri?
adek co 1 & 2: (shock berat karena tiba-tiba disamperin) hah? umm.. umm.. ga.. ga tau kak..
aku: kenapa bisa ga tau? kalian berdua maju, berdiri ke depan..
adek 1 & 2: (masih shock berat, mukanya horror) eh.. iya kak..
aku: (duduk di kursi dosen) nah sekarang silahkan diulangi obrolannya tadi. yang keras, biar temen-temennya semuanya kedengeran. Biar semuanya tau apa yang kalian berdua sibuk obrolin waktu temennya lagi perkenalan tadi.
adek c0 1: tadi.. tadi cuma nanya-nanya kak..
adek co 2: iya kak..
aku: iya gpp ceritain aja..
adek co 1: sa.. saya.. eh.. kami, kami minta maaf kak, tadi ga ngedengerin temen pas lagi ngomong.. maafin kami kak..
adek co 2: iya kak.. maaf..
aku: lho kenapa minta maaf sama kakak, kalau mau minta maaf sama temennya yg perkenalan yg ga kalian dengerin tadi..
adek co 1 & 2: i.. iya kak.. kami minta maaf..
tiba-tiba temenku moyya nyeletuk,
moyya: nah, adek-adek, makanya, ati-ati sama kakak yang pake jilbab ijo itu, walopun tampangnya manis, aslinya ya kayak gini, GANAS, mwahahahaha
adek-adek seruangan langsung mukanya horror semua. beberapa baca ayat kursi biar ga aku samperin(hah?)
temen yang laen: iya dek, ati-ati sama kakak itu, mukanya MENIPU, hahahaha
selesai tour de medicine, masih di hari yang sama.

Selesai tour-med, semuanya balik ke bawah tenda di lapangan tengah gedung. Tiba-tiba temenku Bellu yg jadi PJ kelompok Fakultas 1 nyamperin aku & adek2 kelompok Fakultas 2 yang baris di belakang mereka.
bellu: gimana pris tadi? seru ga? hahaha
aku: iyaa, seruu banget banget bel! capek juga sih tapi lari dari lab ke lab, nyenengin tapi!
bellu: iyaa, bener banget! haha marah-marah ga pris tadi?
aku: hehehe..
bellu: (ngomong di depan adek-adek kelompok aku) nah dek ya, ati-ati sama kakak ini, walo tampangnya manis & pembawaannya kalem2 feminim gini, sebenernya dia GANAS. wajahnya itu MENIPU, hahahaha.
Uwoo, selamat, Bel! Kamu orang kedua yang bilang tampang aku MENIPU, hahaha

tiba-tiba,
adek co ga tau siapa: kak, kak prisya, ini kurmanya yang tadi dikasih buat kami-kami buat kakak aja(nyerahin sekotak kurma ke aku)
adek co ga tau siapa 2: iya kak, ini buat kak prisya aja, kakak mau kan kak?
aku: (mikir dalem hati: ni adek emang beneran mau ngasih apa cuma biar ga digigit aja ya? hahaha)
TIPUAN KETIGA: Wajah saya terlihat baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung, padahal aslinya, seperti kata Bellu dan Moyya, Prisya itu GANAS. hahaha

27 Agustus 2009
hari keenam puasa, di rumah menjelang buka puasa.

papa: kak, kamu tuh ya, coba jadi cewek itu LEBIH FEMINIM sedikit. ini jadi anak cewek kok tomboy bener.
aku: (mikir dalem hati: wow, setelah 20 tahun jadi anak papa dan mama, akhirnya papa sadar juga kalo ketomboyan anaknya sedikit sudah melewati batas XD)
papa: kak, denger ga? cobalah jadi ce itu lebih feminim..
aku: kakak feminim kok pa, kalo di luar tapi, hehe, di rumah ya gini-gini aja, hehe
papa: iya, emang kamu itu, giliran di luar aja feminim banget, kalem, manis. Wajahmu itu nak, MENIPU.
hahahahaha.
Papa sayang, selamat! Papa orang ketiga yang bilang wajah anakmu ini: MENIPU.

TIPUAN KEEMPAT: tampang aku emang manis*huweeek (muntah), murah senyum dengan pembawaan kalem dan feminim. Tapi kalo di rumah: orang yang ketemu aku bisa-bisa nyangka kalo orang yang ditemuinya itu bukan aku, tapi kakak cowok aku, atau saudara kembar co identik aku. Padahal aku anak tua dan ga punya kembaran lhoo, hahaha






wajahku menipu duniamu



aku(kanan) dan duncan(kiri)
yak, muka inilah yang selama ini menipu orang-orang :p





p.s.
pas penutupan PPK 09 di Layo jam 8 pagi tadi,
ga disangka-sangka aku dapet gelar: kakak terfavorit.
kakak terfavorit?
ckckckck..
wajahku menipu duniamu, adek2ku sayang..
hahahaha

Tuesday, September 23, 2008

Pleno oh Pleno

Hari ini alhamdulillah aku ga jadi maju presentasi buat pleno, hehe.. Well, aku sendiri bukannya takut maju atau apa.. Buatku presentasi sama aja kayak waktu aku ngemsi, mesti ngadepin banyak orang juga. Ga mesti pake kebaya atau baju formal, atau ngadepin orang-orang penting malah. Masalahnya aku suka males aja kalo udah masuk ke sesi tanya jawab abis presentasi. Emang sih sesi itu penting dalam pleno itself karena jadi trigger buat para mahasiswa n bisa nambah pengetahuan kita2 juga. But, most of the time, some people just ask some silly questions, atau sebenernya cuma ngetest(alias dia sdr udah tau jwbnnya, just want to smash d`group aja), makanya aku jadi males. Belom lagi biasanya pas satu group maju ngebahas kasus pas pleno, yang ngejawabin pertanyaan yg diajukan cuma orang itu2 aja. Entah itu karena those people memang bnr2 bersemangat ngejawab ataupun karena tmn2 laen yg ga pernah aktif just too lazy to read d`literatures yg akhirnya ngebuat mreka ga tau mo jawab apa, ataupun karena emang pertanyaan dari tmn2 yg nanya terlalu jauh menyimpang dari jalan kebenaran(tsah..), dari topik kasus sdr maksudnya.

Belom lagi temen2 yg nanya juga cuma itu-itu aja. Yg ngejawab itu-itu aja dan yg presentasi juga orang itu2 aja. Jadilah diskusi pleno jadi ajang sharing ilmu yg agak ngebosenin.. Well, awalnya emang deg2an pas diumumin siapa yg bakal maju, tapi sesudah diumumin, sesudah berhip-hip-hura karena ga dapet giliran maju atopun nghela nafas karena ketiban maju, dan sesudah grup pertama maju presentasi, sesudah itu, semua sibuk dengan urusannya masing-masing alias ga meratiin2 banget, apalagi kalo yg maju presentasi ngomongnya kurang jelas n suaranya kecil(peace, hehe..). Akhirnya suasana jadi ribut, ada yg ngobrol, ada yg becanda, ada yg smsan, ada yg dengerin lagu, ada yg ngecengin kakak-kakak residen(uduh, sapa tuh?), ada juga yg mojok(yg satu ini emang ga penting banget). Kalo sudah kayak gini, siapa yg mo disalahin? Temen2 yg ngerasa bosen trs asyik sendiri?
Presentator yg suaranya kecil karena emg nervous maju ke depan? Ato dosen pleno yg ga minta kita-kita buat ngasih full attention?

Well, walopun kedengerannya kontroversial buat temen2 laen.
Tapi, aku suka banget kalo Dr. Budi yg jadi dosen pembimbing pas pleno.

Kenapa? Karena kalo beliau yg ngawas, dijamin!!! Semua anak yg males baca buat persiapan pleno, jadi gas pol buat ngedapetin ilmu, anak2 yg rajin tambah rajin plus berusaha nyiapin questions yg bermutu, para presentator mati2an latihan ngomong depan kaca biar jelas n diperatiin pas presentasi.
Semua siap-siap, semua ngebaca, semua belajar, ga da yg ga. Pertanyaannya skrg, how come?
Well tentu aja begitu karena kalo Dr. Budi yg ngawas, setiap pertanyaan yg dilontarin harus dijawab oleh yg beliau tunjuk! Trs jawabannya atopun conclusionnya harus diulangin lagi sama anak2 laen yg ga maju. Maknyuss ga tuh.. Kalo sampe kita ga tau, siap2 aja dapet "wejangan" dari beliau.
Heuheu..

Karena itulah aku suka banget kalo yg ngawas Dr. Budi..
Bikin semangat!
Bikin kita mau ga mau harus pengen tau & emang tau!

Intinya,
memacu adrenalin..
Udah berasa naik roller coaster aja 2 jam stgh pleno bersama beliau,
and it makes the discussion really works!

Masalahnya,
Kita ga pernah tau siapa yg bakal jadi pengawas n pembimbing pas pleno.. Pas dah belajar mati2an buat pleno n ternyata dosennya bukan Dr. Budi sih gpp, toh kita udah ngedapetin ilmunya. Masalahnya kalo pas kita males2an buat nyiapin pleno n ternyata dosen pengawas plenonya Dr. Budi, berasa mau di.guillotine deh..

Kecuali sehari sebelum pleno kita dah dapet bocoran siapa dosennya dari si Abdul.
Masalahnya kalo Abdul ngomong, antara fakta dengan opini agak sulit dibedakan. Hehe, peace deh dul! ;)