Showing posts with label friendship. Show all posts
Showing posts with label friendship. Show all posts

Tuesday, September 17, 2013

The Master's Birthday

It's our Master dr. Ayu Ratna Sari's birthday today. So we've prepared some simple surprises for her by making some birthday wishes photo collage.

Here they are:



Happy Birthday Ayu Ratna Sari!
Semoga 'wedding'nya lancar! Hihi
We love you so :*

Obi. Neey. Pricul

Saturday, February 20, 2010

I'm so sorry

I know it's hurt you my dear friend,
The fact that now I'm belong to him,
is hurt you a lot,
I know it.

But this is my life.

I can't wait for something unreal.
I just can't.

I accept your disappointment,
it's your right and it's your own life.
You have the right to decide who's the one who deserve to be your friend.

And the fact that I don't deserve to be your friend anymore because of my relationship with him is not gonna make me sad.
I promise you I won't be sad.

Because I know that you don't want me to be sad.

I'll never forget about all the great time that we have when we share with each other,
I'll never forget about your stories, your advices.

Instead all of the things that've already happened to us,
You're still my friend.

One of the kindest.




Take care, brother.

Monday, January 11, 2010

from 18 to 21

Alhamdulillah...

Ga kerasa ya, udah 2010 aja..
Walopun kata sebagian orang kalimat di atas klise, tapi buat gue begitulah adanya. Hidup gue terasa cepet banget berlalu setelah kepulangan gue dari belgia, atau tepatnya pasca ulang tahun gue ke 18 yang dirayain di belgia bareng hostdad Erik, hostmom Carine, Opa Jos, Oma Gerda, Daniel, sahabat gue di Mater Dei Els, sahabat-sahabat AFS gue Andrea dari Costa Rica, Macarena dari Paraguay, Fa dari Thailand, dan sahabat-sahabat kecil gue yang baru kelas 6 SD Anke, Mieke, dan Lien.

Balik bentar ke ultah gue ke-18 itu..
Gue inget banget gimana ekspresi geli hostdad waktu ngedenger statement gue yang mati-matian minta diakui sedang ultah ke-17 tahun lagi -bukan malah ke-18-. Alasan gue waktu itu adalah dengan berumur 18 berarti gue udah tua dan akan terus bertambah tua tentunya. Sedangkan gue ga mau jadi tua dari tahun ke tahun. Gue inget banget gimana hostdad sampe ketawa dengan tawa khas kebapak-bapakannya sambil terus ngingetin gue yang teramat sangat keras kepala ini kalo gue ulang tahun ke-18, bukan ke-17. What a memory..

Yah, mungkin kedengerannya childish banget yak, tapi begitulah adanya. Waktu itu yang ada di pikiran gue adalah, di saat umur gue bertambah ke 18, 19, 20, dan seterusnya, hidup gue bakal jadi tambah rumit, tambah kompleks, tambah menjadi kurang menyenangkan. Dan gue pikir seiiring dengan bertambahnya usia pun orang-orang di sekitar gue bakal berubah. Orangtua bakal lebih banyak nuntut, pengen kita lulus kuliah tepat waktu, IP gede, kalo bisa cumlaude kenapa ga (yang satu ini bokap gue banget). Adek-adek gue bakal lebih menuntut gue untuk jadi lebih dewasa yang artinya gue ga bisa lagi sering-sering bertingkah barbar ke mereka (secara udah tuwir), sahabat-sahabat gue di SMA bakal sibuk dengan kuliah dan problematika hidup mereka masing-masing, dan temen-temen gue yang bakal gue miliki di kampus pun bakal jauh lebih INDIVIDUALIS. Dan itu semua terbukti bener.

Sepulang gue dari Belgi..
Sahabat-sahabat gue mulai sulit dihubungi dan diajak ketemuan. Mereka sibuk kuliah, Jabek malah kuliah nun jauh di Malay. Sebenernya kita sering banget ketemuan untuk kategori orang yang masih sahabatan sampe sekarang, tapi jarang banget bisa lengkap berlima atau bisa lama-lama. Lantas temen-temen gue di kampus asli jauh lebih individual. Entah karena emang hal tersebut merupakan ciri khas mahasiswa kedokteran secara umum yang hanya mengutamakan kepentingan pribadi atau karena guenya aja yang biasa sekelas 3 tahun di SMP dan 2 tahun di SMA dengan orang-orang yang itu-itu aja sehingga bagi gue persahabatan dan kebersamaan itu penting.

Lantas enyak babe gue, mereka ga banyak berubah sih, tetep sayang sama gue, tapi di pertengahan tahun lalu gue sempet ngerasa capek sama mereka yang masih aja nuntut lebih ke gue padahal gue udah setengah mati kuliah di kedokteran ambil jadi anak BEM, ketua Medifka, Pimred BPN ISMKI, MC-MC acara FK, MC pelantikan s. ked dan dokter, dan jadi panitia ini itu lainnya. Dan nyokap bokap gue masih nyuruh gue nyoba jadi presenter acara kesehatan di TV lokal, zzz... dan seolah ga cukup, baru-baru ini gue laporan ke nyokap,

"Ma, pengumuman beasiswa prestasi udah dipajang. Nama kakak ada, IPnya dicantumin pula"

"Emang IP kamu berapa?"

"3 koma 5, yang 2 komaan banyak juga lho ma"(dengan suara memelas minta ampun)

dan taukah anda respon emak gue? respon emak gue adalah,

"Hmm berarti turun nol koma satu. Kemaren2 kan 3 koma 6, itu kenapa kok bisa turun?"

zzzzzz...

Among all, yang paling gue rasain pasca ulang tahun dan pulang ke Indonesia adalah,

ga ada perubahan berarti dalam hidup gue :(

Gue masih gini-gini aja selama hampir 3 tahun dari kepulangan gue. Masih barbar di rumah, masih 'bertopeng' di kampus, masih makan kayak kuli(walo lebih terkontrol), masih suka males belajar, masih stuck belajar nyetir, masih ga bisa bawa motor dan masih ga bisa MASAK.
sementara itu bahasa Belanda gue mengalami degradasi, gue tambah sering ngebo, dan tambah sering begadang bermalam-malam, huff...

Paling banter hal yang gue capai selama hampir 3 tahun ini adalah gue berhasil beranjak dari berat 56 kilo ke 46 kilo dan gue mulai belajar bahasa perancis. That's all.

Karena itulah di tahun ini gue pengen banget berubah, jadi lebih baik? Oke bagi gue kedengerannya terlalu klise dan kurang spesifik, jadi ini yang gue bener-bener mau:

Resolusi Tahun Baru Gue

  • Lebih deket dengan Allah SWT, dalam segala aspek.
  • Mencoba memberi pengertian kepada orang tua gue kalo gue adalah manusia biasa, bukan power puff girl apalagi wonder woman.
  • Berhenti atau paling ga mulai mengurangi sifat barbar gue di rumah.
  • Mengurangi aktivitas hibernasi dan menambah jam belajar.
  • Belajar masak, lanjut belajar nyetir sama bokap sampe bisa bawa sendiri ke kampus dan mulai belajar motor (iye, gue emang cupu enggak bisa naek motor).
  • Mulai merintis karir sebagai vegetarian
  • Dan terakhir, melepas 'topeng' gue dimana pun dan menjadi diri gue sendiri.
That's all my list.
Gue akan berusaha untuk ngewujudin SEMUANYA, untuk diri gue sendiri, untuk usia 21 tahun yang lebih baik.

Insya Allah.

Monday, December 07, 2009

mon ami

mon ami,
kamu tahu?
aku sedih melihat kamu selalu begitu.

kamu bilang mau mendengarkan,
tapi apa yang kamu lakukan?
kamu selalu menyalahkan, kamu selalu menghakimi.

mon ami,
maaf,
tapi kamu tidak sebijaksana itu, kamu tidak selalu benar.
itulah kenyataannnya.

tidakkah kamu letih?
tidakkah kamu letih selalu menyalahkan dan menghakimi orang lain selama 2 tahun ini?

kapan kamu mau mencoba melihat dari sudut pandang orang lain?

mon ami,
maaf,
tapi aku sedih melihat kamu selalu begitu.

dan aku tidak bisa apa-apa.
aku sudah mengingatkan, aku sudah memberi tahu,
tapi seperti biasa,
kamu selalu mengganggap dirimu benar, tidak pernah salah.

mon ami,
aku letih,
maafkan aku.

Thursday, November 26, 2009

bonne anniversaire, ketie :)

ketie sasenda.
26 November 1991.
anak kedua dari tiga bersaudara.
si fashionable yang dari kecil sering dikira orang-orang ada keturunan bule gara-gara rambutnya yang coklat.
sampe pernah ampir 'ditangkep' dan 'disidang' sama pak ken di jubel gara-gara dikira ngecat rambut.

hobi kalo dulu sih nangis.
kalo sekarang kayanya belajar :)

waktu masih balita pemalu dan cengeng banget, tiap difoto bawaannya pasti mewek, terus ntar hasil fotonya jadi aneh gitu gara-gara dia merengut. eh dianya malah tambah mewek. semua orang kalo liat fotonya jaman balita pasti ketawa guling-guling ngeliatnya.

waktu SD sampe dengan kelas 6an, rambut bulenya itu masih tipis banget, sampe-sampe topi SDnya jarang dilepas kecuali di kelas. dulu pas kelas 4 SD sering digangguin temen-temennya, sampe si kakak mesti turun tangan sampe ngegebrak-gebrak meja. untunglah ketie punya kakak preman.

masuk waktu SMP. beda sama si kakak (dan si adek) yang dua-duanya lintas rayon ke spensa, si ketie milih sekolah di SMP 15. dengan alasan papa mama dan ketie: lebih deket rumah. jaman SMP ketie memang masih penakut dan pemalu.

masuk SMA. untunglah ketie bisa ngikutin jejak kakaknya. sekolah di SMA Plus Negeri 17 Palembang yang jadi kebanggaan orang seantero Palembang(oke, berlebihan ya gue). di sana dia sebenernya dapet kesempatan buat masuk aksel juga sama kaya kakaknya (dan adeknya). tapi lagi-lagi dia milih nentuin jalannya sendiri. dia ga mau dan mutusin masuk kelas reguler(3 tahun).

waktu berlalu, si gadis berambut coklat ini pun perlahan banyak berubah. dari yang sebelumnya pemalu dari kecil, mulai berani berbicara di depan orang banyak. dari yang dulu belajar cuma pas ujian, jadi rajin banget belajar. mengalahkan si kakak yang notabene emang pemales dan kerjaannya cuma ngebo doang.

puncaknya, di kelas 3 dia berhasil jadi juara umum 5 untuk anak IPA se-jubel. tapi bukan ketie namanya kalo tetep sama kaya kakaknya. dia ga mau masuk kedokteran, walopun dia bisa ngambil PMDK kedokteran. dia ga mau jadi dokter. dan dia ga mau kuliah di unsri. sementara menurut sang papa di unsri yang bagus cuma fakultas kedokterannya(no offense buat fakultas lain).

dan si ketie pun akhirnya banting setir. si anak IPA yang 3 tahun berkutat dengan ilmu sains akhirnya berniat ngambil IPS. what a girl :) dan kaya belom lengkap kejutannya buat keluarga, dia jadi juara 1 try out IPS se Palembang yang diadain sama ITb. sampe dapet piala segala yang bersanding dengan indahnya di rumah, di samping kumpulan piala yang didominasi milik si kakak.

ga heran karena tiap malem dia berkutat dengan soal-soal TO IPS dan juga harus belajar pelajaran-pelajaran IPA buat UN sementara si kakak malah tidur kaya kebo dari jam 9 sampe jam 5. karena tiap malem dia sholat tahajud, minta diberikan yang terbaik sama Sang Maha Pemberi.

dan akhirnya semua hasil dari kerja kerasnya terbayar.

dia lulus Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia.
orang pertama dalam keluarganya yang menginjakkan kaki di universitas kebanggaan bangsa ini.

dan sampai sekarang dia masih merantau. sendiri di jakarta mengejar cita-citanya.
besok idul adha dan dia ga balik karena tiket pesawat mahal dan toh akhir tahun dia pulang dan libur sebulan penuh.

ketie. ketie. ketie.
gadis kecil yang cengeng dan pemalu.
sekarang sudah bertransformasi menjadi seorang anak muda yang penuh semangat, berjuang sendiri, dan ga pernah letih untuk selalu belajar.

ketie, I'm proud of you..
terima kasih sudah menjadi adik yang begitu baik selama 18 tahun.
terima kasih sudah menjadi pendengar yang baik yang selalu ada untuk kakakmu ini.
terima kasih untuk setiap waktu yang kita jalani bersama,
terutama untuk setiap malam penuh kisah sebelum tidur yang tak akan pernah terganti dan takkan pernah terlupakan.

selamat ulang tahun yang ke-18..
semoga Allah SWT Sang Maha Pemberi dan Maha Mengabulkan Do'a selalu melimpahkan berkah, rahmat, dan ridhoNya untukmu, untuk kita, untuk semua.

we houden van je, heel erg hard.
drie lieve kusjes van ons allemaal.




26 November 2009.


Wednesday, November 25, 2009

paradox

the paradox of our time in history is that we have taller buildings but shorter tempers,

wider freeways, but narrower viewpoints.

we have multiplied our possessions, but reduced our values.

we talk too much, love too seldom, and hate too often.

(dhimas satria pinilih)



hartelijk bedankt voor maken mij geinspireerd, dhim.

Saturday, November 21, 2009

alhamdulillah

alhamdulillah :)

di beberapa hari terakhir yang cukup sibuk dan sangat melelahkan, gue mendapatkan beberapa hadiah sekaligus dari Allah SWT. terima kasih Ya Allah, ik hou van U heel erg hard.

hadiah pertama: gue libur hari kamis & jum'at kemaren!
alhamdulillah, jadi gue bisa mulai ngebaca slide-slide yang udah numpuk dengan indahnya di kamar. sejauh ini gue udah menyelesaikan slide saraf dan beberapa slide litmin(kulit & kelamin). dan gue juga punya cukup waktu buat nonton DVD yang udah pada ngantri.

hadiah kedua: gue dapet 'wejangan' yang menyejukkan banget dari temen gue yang namanya Rafika. gue bersyukur banget sama Allah SWT udah dipertemukan dengan orang sebaik Fika, yang bisa ngasih pandangan, nasehat, pencerahan buat gue. temen yang sesungguhnya. terima kasih ya Allah, terima kasih Fika :)

hadiah ketiga: proposal gue buat ganti hape diterima! yippiee!! emang sih belinya pake duit tabungan gue sendiri, tapi mama udah janji mau nambah-nambahin, hehehe. dalam waktu dekat gue juga mau ngajuin proposal buat beli headset iPod yang baru, mengingat punya gue udah rusak parah gara-gara nyangkut dengan indahnya di pintu mobil, heuh. anyway, sekarang iPod gue cepet banget abis baterenya, kalo dulu bisa dipake seharian sekarang sejam udah tinggal dikit aja baterenya, hiks.

hadiah ke-empat: gue sekarang udah free dari segala urusan organisasi! yeyeye! belom sepenuhnya sih, masih megang jabatan di BPN ISMKI, tapi februari ntar juga bakal udah kelar. yang penting (akhirnya) sekarang tiap weekend dan balik kuliah gue bisa stay di rumah, belajar, dan belajar masak! :D gue juga udah mulai mikirin soal skripsi, kayanya gue mo ngambil soal kejang pada anak, biar tiap minggu bisa kunjungan ke bangsal anak. waaaah ngebayanginnya aja udah nyenengin banget!

alhamdulillahirobbil'alamiin.
gue bersyukur banget, terima kasih ya Allah untuk hadiah-hadiah yang Engkau berikan,

U bent de beste :)

Saturday, September 26, 2009

een dikke meisje worden (nog eens)

akhirnya setelah cuma makan sekali sampe dua kali sehari -dengan seporsi nasi dengan lauk yang sudah dipastikan berkadar lemak rendah- sejak puasa dan lebaran sampe kemaren, akhirnya hari ini hafizza dan arina sukses menjebloskan saya kembali ke lubang "kegendutan"

hari ini pagi jam 9an setelah nganter ketie ke bandara brg sekeluarga, aku ke madang buat ngambil modul lab skill anamnesis anemia ilmu penyakit dalam(IPD). penanggung jawabnya hafizza yang tak lain tak bukan merupakan sahabat (sekaligus korban penganiayaan) aku sejak ospek sampe sekarang. ternyata oh ternyata, yg disebut "modul" itu adalah hanya selembar kertas (tak) berharga yang isinya sama dengan yang dibagiin pas skill lab anamnesis ilmu kesehatan anak (IKA), miris deh. tapi apa aku nyesel udah jauh-jauh dateng ke madang? tentu tidak saudara-saudara. karena si hafizza sdh berjanji akan mentraktir di solaria, wohoo~ dalam rangka apa? umm.. ga ada sih, dalam rangka memenuhi jatah preman buat aku aja, haha

di solaria kita ketemu sama pasangan abadi: eja faishal & dian. kita jadi ngumpul berempat, sepintas kayak double date gitu kali yee. eja & dian emang beneran couple sih, sedang aku & hafizza? majikan(aku) dan babu(hafizza) pastinya, hahaha

aku sempet moto kemesraan si hafizza dan eja faishal(semoga dian ga jealous):

pasangan gay. kiri: eja faishal, kanan: my babu, eh my bestfriend maksudnya.

abis sholat dan mampir ke gramed bentar(beli komik terbaru taamo!), aku pun dianterin balik. nyampe rumah hafizza ngobrol2 bentar sama mama, trus pas mama masuk, aku pun sempet nunjukkin foto dia, hags hags. dan komentar hafizza?

"ketemu di musholla mana pris?"

nyeh, kayanya si hafizza ketipu deh. dia bukan anak musholla, tongkrongannya di kuburan, itu baru bener.

akhirnya hafizza pun balik dan aku lanjut baca komik taamonya sampe tepar. dibangunin mama jam 4, karena si arin udah dateng! ya ampun.. akhirnya dengan mata sepet, rambut acak-acakan, dan keadaan yang masih apatis aku nyamperin arin dan permisi buat sholat dulu.

abis itu kita langsung cabut ke ayam bakar & bakso pak tris(setelah aku ganti baju dan ganti muka tentunya). dan langsung memesan bakso, fufufu, aku udah ngidam berhari-hari, heuu~ and here is the meatballs:

no MSG. no vegetables. but still enak tenaaaan~
arin:

gadis manis ini yang telah menyesatkan saya *sigh
aku:

ekspresi kepergok lupa diet

dan menjelang maghrib pun aku dianterin balik, dengan perut yang super full tentunya, heuheu. terima kasih buat hafizza dan arina buat hari ini, love you, guys!

Wednesday, September 24, 2008

Bonne Anniversaire, Eupho :)

Tepat tgl 23 September kemaren,
Eupho ultah yg ke-4 tahun..
Ga kerasa, persahabatan kita berlima udah berjalan selama genap empat tahun..

Persahabatan kita semua berawal waktu kita masih sama-sama di kelas 1 sewaktu SMA di 17.
Karena sering duduk deketan n gabung di kelompok yg sama tiap ada tugas, lama-lama kita jadi deket..

Ada Febi alias Bicik yg cantik, energik, hiperaktif, bawel, n centiliawati.
Ada Tania alias Thunder(Tania Bundher) yg gokil, narsis, heboh, usil, hobi nyeletuk sama
nyercing.
Ada Rizha Febryana alias Jabekz alias Nduth yg stylish, bawel, girlie, heboh, n chubby.
Ada Febrina alias Abee yg rajin, suka
gerem, atletis, rocker, n selalu berada di jalan lurus.
Trakhir ada si Prisya(ehem..ehem..) alias Preez yg bawel, dewasa(katanya sih..), cool(hueks!), trs mudah sensian(bangee..t).

Kita semua, dengan sifat masing2 yang beda2, menjalin persahabatan n menikmati kebersamaan selama 4 tahun ini..

Mulai dari ribut dan heboh bareng di kelas,
Belajar bareng pas KBM mandiri(yg akhirnya berujung jadi curhat ato ngegosip bareng, astaghfirullah..),
Ke kantin K`Iss bareng tiap istirahat,
Jalan2 bareng dengan dandanan `a la gembel`,
Foto2 bareng(agenda wajib),
Ngurusin kelas bareng, terutama pas ada event PPH sama Festival Drama 17,
Nulis curhatan, hot news, ato kehebohan bareng di buku Eupho punya kita(yg sekarang jadi bau semenjak kena ujan gara2 ditinggalin Nder),
Nyiram tiap anggota yg ultah dgn pop ice yg udah difermentasikan selama 2 hari, telor, n sagu yg ujungnya semua anggota jd bauuuu banget(Kecuali aku, yg selalu berhasil meloloskan diri, hoho..),
Nginep di rumah Jabeks,
Jalan-jalan bareng,
Nyercing bareng, ketawa bareng, nangis bareng, susah dan sedih bareng2, sampe akhirnya,

lulus dari 17 setelah 2 tahun sekelas di Aksel PSIA 1 bareng2..

Sekarang semua udah pada jauh.
Setelah lulus Jabekz kuliah di malay ngambil teknik di UTM,
Bicikz kuliah di Teknik Sipil UNSRI,
Abee n Nder kuliah di kedokteran UNSRI program USM,
trs aku sendiri kuliah di kedokteran UNSRI juga tapi di program SPMB,
dan sebelumnya ikut student exchange di Belgia..

Karena udah pada jauh,
kita ga bisa bareng2 trs lagi,
Paling ketemuan setahun sekali-2 kali,
Itupun untuk ketemuan aja susaaaah banget buat nentuin jadwalnya.
Semua udah pada sibuk dengan kuliah masing2,
semua juga udah pada nemu temen2 baru n lingkungan baru.

Keadaannya udah berubah.

Pernah ada 1 quote yg bagus ug aku temuin,

Ketika berpisah, hati dan perasaan manusia bisa berubah.

Bisa bener, bisa salah..
Mungkin di hati kita masing2, rasa cinta terhadap eupho itu sendiri udah mulai berkurang, kepedulian terhadap eupho sendiri juga udah berkurang,
digantikan padatnya kesibukan kuliah,
tugas-tugas yg numpuk,
temen-temen baru..

Tapi biar gitu,
aku percaya kalo at least rasa cinta itu masih ada,
kepedulian itu masih ada,
cuma memang, kadarnya ga sebanyak dulu,
itulah yg akhirnya ngebuat persahabatan kita terasa ga seindah dulu..

Tapi saksi bisu persahabatan itu masih ada,
Buku eupho..
Yg isinya tawa, canda, sedih, tangis, rahasia, ide, semangat, dan cinta.
Buku itu bakal tetep ada n ga bakal berkurang kadarnya karena kesibukan kuliah atopun hadirnya temen-temen baru.

Karena itu,
Di ultah Eupho yg ke4 ini,
I wish,
Persahabatan eupho bakal tetep ada selayaknya catatan-catatan manis yg tergores di buku eupho yg selamanya akan tetap ada,

dalam hati kita..



I do love u guys..